SMK Pesantren Temulus memiliki akar sejarah yang kuat dari perjuangan spiritual Kyai Darkun Imam Basri dan nilai wakaf keluarga yang didedikasikan untuk kemajuan pendidikan Islam. Berdiri di bawah naungan Yayasan Pesantren Nurinnuha, sekolah ini diresmikan sebagai bagian integral dari Pondok Pesantren Daarul Mukhlishiin yang dipelopori oleh Kyai H. Ahmad Ulinnuha Rozy sejak tahun 1997. Kehadiran sekolah ini merupakan wujud nyata dari strategi lembaga dalam memperkokoh ideologi pesantren sekaligus merespons arus globalisasi melalui sistem pengelolaan yang modern dan terstruktur.
Sebagai sekolah formal berbasis pesantren, SMK Pesantren Temulus mengintegrasikan pembinaan akhlak karimah dengan penguasaan teknologi informasi terkini. Fokus keunggulan sekolah ini terletak pada bidang Teknologi Informasi serta Seni dan Ekonomi Kreatif, khususnya melalui kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Desain Komunikasi Visual (DKV). Di bawah kepemimpinan yang progresif, sekolah yang berlokasi di Ngawi ini terus bertransformasi menjadi institusi yang mengedepankan Information Computer Technology (ICT) tanpa meninggalkan jati diri pesantren sebagai pusat humanisasi dan pembinaan mental spiritual.
Jurusan
TKJ
Teknik Komputer dan Jaringan
Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK dirancang untuk mencetak tenaga profesional yang mahir dalam mengelola infrastruktur teknologi informasi, mulai dari perakitan perangkat keras hingga konfigurasi jaringan kompleks. Siswa dibekali pemahaman mendalam mengenai sistem operasi seperti Windows dan Linux, administrasi server, serta konsep jaringan dasar seperti model OSI dan pengalamatan IP ($IPv4/IPv6$). Fokus utama pembelajaran ini tidak hanya terbatas pada instalasi dan pemeliharaan jaringan lokal (LAN) maupun luas (WAN), tetapi juga mencakup aspek krusial seperti keamanan siber untuk melindungi sistem dari ancaman malware dan peretasan.
Selain penguasaan teori, program ini sangat menekankan pada keterampilan praktis dan kesiapan kerja melalui simulasi troubleshooting serta manajemen infrastruktur TI yang adaptif. Dengan kurikulum yang selaras dengan sertifikasi industri seperti CCNA atau CompTIA Network+, lulusan TKJ memiliki spektrum karir yang luas, mulai dari teknisi jaringan dan administrator sistem hingga spesialis keamanan jaringan. Sebagai pembuktian kompetensi, siswa diwajibkan menyelesaikan proyek akhir yang mengintegrasikan seluruh aspek teknis, seperti membangun arsitektur jaringan yang aman dan efisien, guna memastikan mereka siap bersaing di dinamika industri teknologi global.
DKV
Desain Komunikasi Visual
Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK merupakan disiplin ilmu yang memadukan seni rupa, teknologi, dan strategi komunikasi untuk menyampaikan pesan visual yang informatif maupun persuasif. Kurikulum ini membekali siswa dengan fondasi kuat dalam dasar-dasar seni rupa—seperti komposisi warna, garis, dan bentuk—serta teknik penggambaran melalui sketsa tangan maupun digital. Fokus pembelajarannya mencakup penguasaan perangkat lunak desain grafis populer (seperti Adobe Photoshop dan Illustrator), teknik fotografi estetis, videografi, hingga perancangan identitas visual atau branding yang menjadi kunci utama dalam dunia periklanan dan publikasi modern.
Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan praktik langsung, siswa diarahkan untuk menguasai keterampilan teknis yang selaras dengan standar industri, termasuk dorongan untuk meraih sertifikasi profesional sebagai desainer, fotografer, atau editor pemula. Kompetensi ini membuka peluang karir yang sangat dinamis, mulai dari menjadi desainer grafis, content creator, hingga videografer profesional di berbagai media cetak maupun elektronik. Selain bekerja di perusahaan, lulusan DKV juga didorong untuk memiliki jiwa wirausaha sebagai freelancer kreatif yang mampu menawarkan jasa ilustrasi, animasi, dan desain web secara mandiri di pasar global.
Visi
Mewujudkan SMK Pesantren Temulus yang Berilmu ’Amaly , Beramal Ilmy, Berbudi Pekerti, mampu menghasilkan lulusan yang Unggul dan Terampil dalam Teknologi.
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan integral seutuhnya dengan sistem pendidikan pesantren, yaitu memadukan aspek tarbiyah ruhiyah (mental spiritual), aqliyah (aspek intelektual) dan jismiyah (life skill) sehingga terbentuk santri yang beriman, bertaqwa, cerdas, berakhlaq dan mandiri.
- Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap santri berkembang seoptimal mungkin sesuai dengan potensi yang dimiliki.
- Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam bidang kesenian, olahraga, karya tulis ilmiah dan kreatifitas secara intensif sesuai dengan bakat dan minat santri
- Menumbuhkembangkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh santri untuk mewujudkan budaya islamiyah dan tradisi amaliah.
- Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh santri dan stakeholder sekolah (semua kelompok kepentingan yang terkait dengan sekolah)
Tujuan
- Membangun dan mengembangkan dimensi spiritual, yaitu : keimanan, ketaqwaan dan akhlak karimah (budi mulia.
- Membangun dan mengembangkan dimensi budaya, yaitu kepribadian yang kuat dan mandiri, memiliki tanggug jawab kemasyarakatan dan kebangsaan dengan teguh berpedoman pada nilai-nilai Agama Islam yang Rahmatan Lil’alamiin.
- Membangun dan mengembangkan dimensi kecerdasan yang membawa kemaslahatan dan kemanfaatan diri dan sesama, yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional ; berkepribadian taat, disiplin, rendah hati, beradab, produktif dan kompetitif
Prakata Kepala Sekolah
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.
Ekstrakurikuler








